Mengenal Perulangan (Looping) di PHP Part 1: For dan Foreach

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
     Pada artikel kali ini SkripKu Dotkom akan membahas mengenai Looping/Perulangan di PHP. Sebelumnya apa sih Looping itu? Jadi Looping kurang lebih adalah "Struktur yang memungkinkan suatu kode program dijalankan beberapa kali dengan menggunakan suatu kondisi tertentu."
     Misalkan, kita disuruh untuk menampilkan "Saya Ganteng" sebanyak 25 kali di browser. Kita bisa saja mengetik echo "Saya Ganteng<br />"; kemudian kita copas sebanyak 25 kali. Ya itu bisa dilakukan jika kita hanya disuruh menampilkannya sebanyak 25 kali, tapi bagaimana jika misalkan kita disuruh menampilkannya sebanyak 1000 kali? Nah disinilah kita bisa menggunakan Looping. Dengan menggunakan Looping, untuk melakukan hal tersebut kita cukup mengetikan beberapa baris syntax dan menetukan seberapa kali statement tersebut akan dilakukan. Nah kira-kira seperti itu lah gambaran singkat tentang Looping, kalau masih kurang jelas silahkan cari referensi lain di Mbah Google hehe. Di PHP, ada 4 bentuk perulangan. Yaitu: for, foreach, while, dan do while. Tapi, pada artikel ini, kita akan terlebih dahulu membahas for dan foreach. Sedangkan yang sisanya Insya Allah akan kita bahas pada artikel lain. Oke biar gak boros teks, langsung saja kita ke pembahasan:
1. Perulangan For
     "The for loop is used when you know in advance how many times the script should run." (Sumber: W3Schools). Bentuk umum-nya seperti ini:

<?php
for (inisialisasi; kondisi; pengubah){
  //pernyataan yang akan diekseskusi;
  }
?>
Pengertian:
Inisialisasi: Digunakan sebagai bagian penentuan variabel yang akan digunakan untuk mengendalikan jumlah perulangan yang akan dilakukan.
Kondisi: Digunakan untuk mengontrol perulangan, jika kondisinya bernilai TRUE maka perulangan akan terus dilakukan, jika bernilai FALSE maka perulangan akan dihentikan.
Pengubah: Pengubah adalah operasi aritmatika yang digunakan untuk mengubah nilai variabel penentu. Biasanya saya menggunakan operator ++ (Ditambah 1) atau -- (Dikurangi 1).
Flowchart perulangan menggunakan for kurang lebih seperti ini:
Contoh, script dibawah kita akan menampilkan "Ini angka 1", "Ini angka 2", dan seterusnya sampai 10:

<?php
for ($angka=1; $angka <= 10 ; $angka++) { 
    echo "Ini angka " . $angka . "<br>";
}
?>
     Perhatikan script diatas, pertama kita mendeklarasikan variabel $angka=1 (inisialisasi), kemudian sistem akan mengecek apakah $angka kurang dari atau sama dengan 10 (kondisi) jika benilai True maka statement yang berada pada kurung kurawal akan diekseskusi jika tidak maka statement tidak akan dieksekusi, dan tiap statement dieksekusi maka nilai dari $angka akan ditambah 1 menggunakan operator ++ (pengubah). Sehingga jika script diatas dijalankan maka akan menghasilkan output seperti berikut:

Ini angka 1
Ini angka 2
Ini angka 3
Ini angka 4
Ini angka 5
Ini angka 6
Ini angka 7
Ini angka 8
Ini angka 9
Ini angka 10
     Sampai disini sudah ngerti kan? Kalau ada yang masih belum ngerti silahkan untuk bertanya di komentar atau silahkan untuk mencari referensi lain di Google. Bonus gan hehe:
Sumber gambar: Meme Comic Indonesia

2. Perulangan Foreach
     Perulangan Foreach ini digunakan untuk menyebutkan satu per satu nilai dari suatu array (Baca juga: Mengenal Array di PHP). Statement akan dijalankan sebanyak nilai yang ada pada array tersebut, jika misalkan ada 100 nilai maka looping akan berjalan sebanyak 100 kali. Syntax-nya seperti ini:

<?php
foreach ($array as $variabel) {
    // Statement yang akan dieksekusi;
    // Kita bisa menggunakan nilai dari $variabel disini
}
?>
     Disini semua nilai yang ada di $array akan dipindahkan ke $variabel (namanya enggak harus $array dan $variabel, bisa sekehendak kita dan sesuai kebutuhan). Biar gak bingung langsung saja kita ke contoh:
     Pada contoh dibawah pertama-tama kita punya array $sekolah yang isinya merupakan daftar sekolah saya dari mulai SD sampai SMK. Kemudian kita ingin menampilkan "Saya pernah sekolah di: *nama SD saya*", dan seterusnya sampai nama sekolah SMK saya:

<?php
$sekolah=array("sd"=>"MI Al-Khoeriyyah", 
               "smp"=>"SMPN 3 Cianjur", 
               "smk"=>"SMK Muhammadiyah Cianjur");
foreach ($sekolah as $data) {
    echo "Saya pernah sekolah di: " . $data . "<br>";
}
?>
Maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Saya pernah sekolah di: MI Al-Khoeriyyah
Saya pernah sekolah di: SMPN 3 Cianjur
Saya pernah sekolah di: SMK Muhammadiyah Cianjur
     Saya rasa sampai disini sudah cukup jelas, kalau ada yang masih bingung silahkan bertanya di kolom komentar.
Artikel selanjutnya kita akan membahas perulangan menggunakan while dan do while,
Semoga bermanfaat,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Mengenal Variabel $_SERVER di PHP

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
     Pada tutorial kali ini kita akan membahas salah satu variabel bawaan PHP yaitu variabel $_SERVER. Variabel ini memiliki banyak kegunaan, diantaranya bisa digunakan untuk mengetahui url file yang sedang diakses, alamat IP pengguna, nama server, browser yang digunakan pengguna, dan masih banyak lagi.
     Variabel ini sebenarnya merupakan sebuah Array (Baca Juga: Mengenal Array di PHP), jadi kita bisa mengecek nilainya menggunakan fungsi print_r (Baca Juga: Mengenal Fungsi print_r() di PHP) seperti ini:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Mengenal Variabel $_SERVER di PHP</title>
</head>
<body>
<pre>
<?php
print_r($_SERVER);
?>
</pre>
</body>
</html>
     Jika script diatas dijalankan, maka output/hasilnya adalah sebagai berikut (klik pada gambar untuk memperbesar):
     Perhatikan yang saya tandai dengan warna hijau, itu menunjukan bawhwa $_SERVER ini merupakan sebuah array dimana yang berada diantara tanda '[' dan ']' merupakan index-nya, dan yang berada setelah tanda '=>' merupakan nilainya. Ini berarti kita bisa menampilkan nilai yang lebih spesifik lagi menggunakan cara pemanggilan nilai dari array yaitu dengan memanggil $nama_variabel[indexnya]. Biar gak bingung misalkan kita ingin menampilkan browser yang sedang digunakan oleh pengguna, maka kita cukup memanggil nilai-nya seperti ini:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Mengenal Variabel $_SERVER di PHP</title>
</head>
<body>
<?php
echo "Browser yang sedang anda gunakan adalah: " . $_SERVER['HTTP_USER_AGENT'];
?><br>
Dapatkan banyak ilmu di <a href="http://www.skripku.com/">SkripKu Dotkom</a>
</body>
</html>
Maka hasilnya adalah (klik pada gambar untuk memperbesar):
     Begitu pun juga jika kita ingin melihat informasi-informasi lainnya, kita cukup memanggil $_SERVER['index'], untuk index-nya kita bisa nyontek di screenshot yang pertama tadi.
Sekian artikel singkat Mengenal variabel $_SERVER di PHP ini,
Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Mengenal Fungsi dan Cara Membuat Fungsi Sendiri di PHP

     Oke sesuai dengan judul diatas, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang apa iu fungsi dan bagaimana cara membuat fungsi di PHP. Nah, sebelum ke pokok pembahasan sebelumnya kita bahas terlebih dahulu apa sih fungsi itu? Fungsi (Function dalam bahasa inggrisnya) merupakan kumpulan perintah yang bisa kita panggil dan kita gunakan sewaktu-waktu jika kita membutuhkannya. Kalau kita belajar Algoritma Pemrograman, maka kita akan menemukan fungsi ini sebagai 'Prosedur'.
     Tujuan diadakannya fungsi adalah untuk memisahkan suatu perintah agar script program utama lebih praktis dan efisien karena jika suatu perintah kita jadikan fungsi, maka untuk melakukan tugas yang sama kita tinggal memanggil kembali fungsi tersebut tanpa harus membuat kembali scriptnya. Dengan catatan bahwa perintah dalam fungsi hanya akan dieksekusi jika dilakukan pemanggilan terhadap fungsi tersebut.
     Sebagai contoh sederhana, coba anda buka text editor anda ketikan script dibawah:      Save file diatas dengan ekstensi fungsi.php di folder htdocs (jika menggunakan XAMPP). Kemudian buka dan lihat browser dan buka localhost/fungsi.php. Maka yang muncul adalah informasi tentang versi PHP yang kita gunakan karena phpinfo() adalah fungsi bawaan PHP yang bisa kita gunakan untuk menampilkan versi PHP yang sedang kita gunakan. Ada 700 lebih fungsi bawaan yang ada di PHP, tapi pada artikel kali ini kita akan lebih menitikberatkan tentang bagaimana cara membuat fungsi sendiri.

Cara Membuat Fungsi

Syntax untuk membuat fungsi:

<?php
function nama_fungsi(){
    // Kode yang ingin dieksekusi..
}
?>
     Sedangkan untuk memanggilnya kita cukup mengetikan nama_fungsi(). Biar gak bingung yuk lihat script dibawah:

<?php
// Pembuatan fungsi
function biodata(){
    echo "Nama: Azis Hapidin<br>";
    echo "Alamat: Jl. Dr. Muwardi (By Pass) Cianjur<br>";
    echo "Sekolah: SMK Muhammadiyah Cianjur";
}
echo "ini biodata saya:<br>";
// Kita coba panggil fungsi diatas..
biodata();
?>
Jika script diatas dijalankan maka akan menghasilkan output sebagai berikut:
Ini biodata saya:
Nama: Azis Hapidin
Alamat: Jl. Dr. Muwardi (By Pass) Cianjur
Sekolah: SMK Muhammadiyah Cianjur

Cara Membuat Fungsi dengan Parameter

Untuk menambah kegunaannya, kita juga bisa menambahkan parameter pada fungsi yang kita buat. Parameter disimpan diantara tanda '(' dan ')'. Contoh penggunaannya seperti ini gan:

<?php
// Pembuatan fungsi dengan parameter $nama
function perkenalkan($nama){
    // Nilai dari $nama bisa kita pakai disini
    echo "Hello, perkenalkan nama saya " . $nama . "<br>";
}
// Penggunaan fungsi
perkenalkan("Azis Hapidin");
perkenalkan("Nur Wanda");
perkenalkan("Fahmi");
perkenalkan("Gungun");
?>
Jika script datas dijalankan maka output-nya adalah sebagai berikut:
Hello, perkenalkan nama saya Azis Hapidin
Hello, perkenalkan nama saya Nur Wanda
Hello, perkenalkan nama saya Fahmi
Hello, perkenalkan nama saya Gungun
Jika kita menggunakan parameter lebih dari 1, maka kita cukup menggunakan koma ',' untuk memisahkannya. Contoh:

<?php
function penjumlahan($angkapertama, $angkakedua){
    $hasil=$angkapertama+$angkakedua;
    echo $angkapertama . " ditambah " . $angkakedua . " maka hasilnya adalah " . $hasil;
}
penjumlahan(5,9);
echo "<br>";
penjumlahan(100, 45);
?>
Output:
5 ditambah 9 maka hasilnya adalah 14
100 ditambah 45 maka hasilnya adalah 145
     Keuntungan jika kita menggunakan fungsi ini adalah kita tidak perlu lagi mengetikan kode yang sama berulang-ulang.
Oke saya rasa sampai disini sudah cukup jelas. kurang dan lebihnya mohon dimaafkan,
Kalau ada pertanyaan silahkan layangkan di nomer dibawah ini kolom komentar dibawah ini, Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

HTML

More »

PHP

More »